26
Agu
11

tradisi negatif menjelang hari raya

Kawan..curanmor sudah menjadi hal yang tak asing lagi untuk didengar. Apalagi saat menjelang hari raya Idul Fitri seperti saat ini. Semakin tingginya minat masyarakat dalam kepemilikan kendaraan roda dua seakan menjadikan curanmor sebagai alat untuk mencari nafkah para pelakunya sehari-hari. Bahkan pelakunya bisa dari berbagai kalangan bahkan hinnga berstatus pelajar. Dalam hal ini para pemilik sepeda motor dituntut untuk extra hati-hati apabila menggunakan sepeda motor untuk keperluan sehari-hari.

Mungkin saat ini pihak-pihak terkait seperti tempat parkir umum, pertokoan, sarana umum dan tempat-tempat hiburan telah memberikan berbagai macam himbauan kepada para pengendara terutama sepeda motor. Salah satu contoh di sebuah mini market, disalah satu sisi tempat parkir mini market tersebut tertulis “Hati-hati! rawan pencurian sepeda motor, gunakan kunci ganda” dan masih banyak lagi. Ironisnya kadang ada petugas yang berjaga kasus kehilangan sepeda motor masih saja terjadi. Kadang kita dituntut agar lebih extra hati-hati dan lebih ngoyo sedikit bila tak ingin menjadi korban curanmor. Ada halnya kita menggunakan kunci ganda atau gembok untuk memperketat keamanan. Karena memang kunci setang atau kinci setir tidak bisa menjadi satu-satunya andalan keamanan sepeda motor.

Dipasaran sudah banyak dijual kunci-kunci yang bentuk lubang kuncinya berfariasi. Mungkin kunci jenis ini masih tergolong susah untuk dibobol dengan senjata pamungkas para pelaku curanmor yaitu kunci “T”. Mungkin karena bentuknya yang berbeda dengan kunci biasa kadang membuat para pencuri enggan untuk berusaha membobolnya. Juga kunci khusus untuk jenis kendaraan roda dua yang menggunakan rem cakram yaitu biasa disebut kunci cakram. Ini juga bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan keamanan personal kendaraan kita.

Banyak sekali modus pencurian seperti ini terjadi kapan pun dan dimanapun juga bagaimanapun kondisinya. Segala pengalaman dan kedisiplinan kawan-kawan biker bisa menjadi pedoman untuk lebih berhati-hati. Semoga bermanfaat untuk pagi ini..monggo di share :mrgreen:

Iklan

4 Responses to “tradisi negatif menjelang hari raya”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: