05
Sep
11

MotoGP hambar tanpa aksi Rossi

Tahun 2011 ini mungkin akan menjadi tahun dengan rekor terburuk bagi rider yang kaya akan prestasi dan rekor Valentino Rossi. Untuk pertamakalinya dalam sepanjang karir sang fenomenal Valentino Rossi gagal menang di tiap perlombaan musim ini. Ketika Rossi memututskan untuk bergabung dengan Ducati banyak orang menyebut ini adalah marketing marriage of the decade. Muka Ducati terancam bakal tercoreng karena tak mampu meraih sukses walaupun mengontrak rider yang digadang-gadang sebagai pembalap spektakuler dalam sejarah balap motor. Namun dalam hal ini Ducati sama sekali tidak bisa menyalahkan Rossi. Kalau sampai hal itu terjadi berarti Ducati sudah menyulut api permusuhan kepada para fans The Doctor di penjuru dunia. Dan itu sama halnya dengan bunuh diri atau marketing suicide. Mengapa saya sebut marketing suicide, coba kita ingat-ingat bagaimana Honda dan Yamaha menuai sukses. Entah itu di ajang MotoGP maupun dalam hal pemasaran produk sepeda motor dari kedua ATPM tersebut. Karna bagaimanapun tidak bisa dipungkiri pamor Rossi ikut meningkatkan nilai jual tiap produksi kedua ATPM tersebut. Jadi bagaimana om Filippo Preziosi..mau coba-coba mendepak The Doctor dari tim Ducati???

Memang sempat ada cletukan yang menybutkan bahwa Filippo Preziosi dengan sosok Stoner mengendarai motor pabrikan asal Italia tersebut. Memang sih..di tangan Stoner Ducati menuai sukses di tiap sesi balap sejak 2007 hingga 2010 dan sempat meraih gelar juara dunia. Rossi membalas cletukan tersebut dengan berkata : “Saya tentu senang kalu Stoner mau menjajal motor saya. Tapi disisi lain saya juga mau menjajal Honda.” Rossi juga pernah bilang dia bukanlah Stoner, karna memang gaya membalap mereka jauh berbeda.

Masalah demi masalah pada Desmosedici GP 11.1 membuat pembalap berusia 32 tahun tersebut tidak dapat memberikan pertunjukan yang selalu ditunggu-tunggu fans MotoGP terutama penggemar Valentino Rossi. Rossi mengaku sering terlambat 0,2 hingga 0,3 detik di tikungan tiap lomba, padahal gayanya melibas lawan di tikungan merupakan salah satu daya tarik tersendiri di MotoGP. Dengan kondisi saat ini mungkin Rossi hanya bisa finish di 8 besar meski start di luar 10 besar. Entah bagaimana bila MotoGP tanpa Rossi..gak akan ada lagi dominasi warna kuning dan bendera bernomor 46 di tribun.

Iklan

12 Responses to “MotoGP hambar tanpa aksi Rossi”


  1. 3 Ya2kzzz
    5 September 2011 pukul 23:38

    Rossi br sms,bilang gini..
    Tunggu 2012 mas bro..
    Hahahaha..

  2. 6 September 2011 pukul 01:06

    berarti rossi koyok garam yo..???

  3. 7 TDF
    6 September 2011 pukul 01:18

    sabar kita tunggu 2012 motor ducati yang bener-bener diriset rossi

  4. 9 fby
    7 September 2011 pukul 08:59

    ah lebay, kata siapa motogp hambar.
    dulu f1 juga dibilang hambar pas schumacher mau pensiun, tapi nyatanya seru aja tuh f1.

    emang rossi bisa selamanya hidup buat balap motor, someday rossi juga akan pensiun boss, apa iya motogp akan bangkrut begitu rossi pensiun…

  5. 10 Dismas
    7 September 2011 pukul 15:31

    ^
    masi nanya lagi… Kata yang punya blog laghhh… Soal MotoGP akan bangkrut, kagak tau lah…

    http://dizmaz.wordpress.com/2011/09/07/pembalap-motogp-paling-cengeng-ow-ow-siapa-dia/

  6. 12 motogpfan
    9 September 2011 pukul 00:19

    mas, mas, sebelum ada rossi honda udah jd raja motogp 1994-1999 berurutan, lupa atau gak tau michael doohan dan alex criville?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Experience:

  • 166,565 points

Member of:

Yang punya warung:

Kalender:

September 2011
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: