28
Sep
11

Awas,Yamaha pakai team order.

Lorenzo punya tugas berat untuk mempertahankan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Saat ini Lorenzo tertinggal 40 poin (240-284) dari pesaing terberatnya Casey Stoner. Di empat lomba terakhir Lorenzo dituntut mampu mencuri poin demi menyelamatkan gelar, karena itu Yamaha perlu strategi jitu untuk memenangkan pembalapnya. Yamaha memilih menggunakan strategi team order agar mendapatkan jalan mulus untuk berebut posisi yang terdepan. Ben Spies memiliki peran penting dalam persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini. Spies yang kini berada di urutan kelima klasemen sementara diplot untuk mengganggu laju Stoner.

“Jika salah seorang pebalap secara matematis tidak berpeluang memenangi kompetisi, sedangkan yang lain masih bisa, saya pikir itulah satu-satunya alasan mengapa mereka harus menolong.” ucap bos Yamaha Lin Jarvis kepada Autosport.

Jarvis yakin dengan team order karena begitu kompaknya Lorenzo dan Spies, tidak seperti saat Lorenzo setim dengan Rossi (musim 2008-2010). Karena bagaimanapun tidak ada ceritanya sejak musim ini bergulir Lorenzo beradu saing dengan Spies. Namun Spies tidak mau mengamini pernyataan Lin Jarvis begitu saja. Karena memang dia merasa belum ada perintah langsung untuk melakukan team order.

“Bagi saya tidak ada team order. Kita bisa melihat apa yang terjadi di Indy (MotoGP Indianapolis 28/8) ketika saya menyalip Jorge. Di Misano Dani juga bebas menyalip Casey. Itulah balapan sesungguhnya dan biarkanlah tetap seperti itu.” tutur Spies.

Kalau saya pribadi setuju dengan ucapan Spies..team order? ini bukan Formula 1 brur…. bila team order dilakukan satu musim penuh, pembalap utama akan terus menjadi yang utama. Gak bakalan ada kesempatan pembalap kedua untuk unjuk gigi, bahkan bisa-bisa pembalap kedua seakan gak akan bisa berkembang (kecuali memang pembalap utama mendapat masalah saat lomba). Dan saya pribadi lebih mendukung Spies ketimbang Hohe…maju terus Spies, hadang Hohe wakakakakakak 😀

Iklan

15 Responses to “Awas,Yamaha pakai team order.”


  1. 28 September 2011 pukul 22:02

    Curang,tp demi kemenangan yo gak popo.
    Tp berat musuh repsol

  2. 7 Recca
    29 September 2011 pukul 13:18

    Maap ya om..klo gak salah Lorenzo tertinggal 44 poin (240-284), bukan 40 poin seperti diatas

  3. 8 raya
    29 September 2011 pukul 17:02

    stoner cukup selalu podium, pasti juara dunia walaupun lorenzo selalu menang.. atau stoner dua kali juara, gelar sudah terkunci..

  4. 10 alrozzzi coolrider fixer 2
    4 Oktober 2011 pukul 10:22

    ➡ antara setuju dan tidak setuju, Masbro… tetapi kalau melihat peluang Hohe; saya setuju ada team order di tim Yamaha…

  5. 9 Oktober 2011 pukul 19:09

    Spies ganteng juga ya? 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: