Archive for the 'Uncategorized' Category

25
Nov
13

Honda Roadventure Taklukkan 8.000 km Indonesia

 Kasat Lantas Polres Sangihe, AKP Ferdinand Maasewa secara simbolis melepas perserta Honda Roadventure di Polres Sangihe, Sulawesi Utara.

Kasat Lantas Polres Sangihe, AKP Ferdinand Maasewa secara simbolis melepas perserta Honda Roadventure di Polres Sangihe, Sulawesi Utara.

Sabang – Para peserta Honda Roadventure Sangihe – Sape – Sabang (HRV SSS) 2013 dengan berhasil menaklukkan perjalanan sejauh lebih dari 8.000 km dalam waktu 49 hari seiring dengan kedatangan mereka di titik Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam (23/11). Di sepanjang rute yang ditempuh, para peserta touring lintas pulau ini mengeksplorasi budaya daerah yang dilewati dan menjalankan misi pertukaran budaya bagi komunitas Honda dengan  semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Touring HRV SSS 2013 mengangkat tema One Journey One Heart didukung sepenuhnya oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bersama 20 main dealer Honda di sepanjang rute yang dilewati, yaitu PT Daya Adicipta Wisesa – Sulawesi Utara, PT Anugrah Perdana – Sulawesi Tengah, PT Astra International  Tbk – Honda Sales Operation (AI-HSO) Sulawesi Selatan, AI-HSO Lombok, AI-HSO Bali, PT Mitra Pinasthika Mulia – Jawa Timur, AI-HSO Yogyakarta, AI-HSO Jawa Tengah, PT Daya Adicipta Mustika – Jawa Barat, PT Wahana Makmur Sejati – DKI Jakarta, PT Mitra Sendang Kemakmuran – Banten, PT Tunas Dwipa Matra – Lampung, AI-HSO Sumatera Selatan, AI-HSO Bengkulu, PT Sinar Sentosa – Jambi, CV Hayati – Sumatera Barat, PT Menara Agung – Sumatera Barat, PT Indako Trading Company – Sumatera Utara, PT Capella Dinamika Nusantara – Riau dan Nangroe Aceh Darussalam.

Touring lintas pulau lintas provinsi ini melibatkan 10 riders tangguh dari 10 klub sepeda motor sport Honda yang berbeda-beda. Mereka adalah Gigih Bayu Prakoso, Apriana Ramdhani, Dan Prasastie, Pendi, Septian Nulan Dhany, Jajang Komarudin, M. Piga Juniardi, Arbi Darmawan, Dedi Apriliandi, Mohammad Hambali.  Mengemban misi kebudayaan, mereka berhasil menaklukkan beragam kondisi jalan dengan menggunakan 5 unit Honda Tiger dan 5 unit Honda MegaPro. Touring ini sekaligus membuktikan ketangguhan motor sport Honda untuk digunakan menaklukkan jarak ribuan kilometer.

Para perserta Honda Roadventure melakukan perjalanan dari Kota Palu Menuju Toraja

Para perserta Honda Roadventure melakukan perjalanan dari Kota Palu Menuju Toraja

General Manager Honda Customer Care Center (HC3) Division AHM Istiyani Susriyati mengatakan perusahaan selalu mendukung penuh supaya generasi muda Indonesia yang melakukan berbagai aksi menggalang kebersamaan, termasuk yang dilakukan oleh komunitas Honda.

“Touring Honda Roadventure ini membawa misi pertukaran budaya yang kami yakini dapat semakin mempererat persaudaraan antar daerah di negara kita yang tercinta. Harapan kami, semangat ini akan dapat terus dikobarkan dan ditularkan pada komunitas-komunitas sepeda motor lain yang bergabung di sepanjang rute yang dilewati.”

Etape pertama touring HRV SSS dimulai tanggal 7 Oktober 2013 dari Sangihe, sebuah pulau kecil di ujung Sulawesi pada awal Oktober. Perjalanan menjelajahi bumi Sulawesi dilanjutkan dengan melalui kota Manado – Gorontalo – Palu – Palopo – Makassar.

Etape kedua dilaksanakan dengan melalui rute Sape – Bima – Sumbawa – Mataram – Bali – Banyuwangi – Jember – Malang – Bromo – Probolinggo – Surabaya – Ponorogo – Jogjakarta – Semarang – Pekalongan – Cirebon – Pangandaran – Kiarapayung – Bandung – Jakarta. Sementara etape terakhir ditempuh melalui rute Lampung – Palembang – Jambi – Pekanbaru – Medan – Banda Aceh – Sabang.

Selain melakukan touring melintasi berbagai kondisi jalan, para riders juga mengadakan malam pertukaran kebudayaan di tiap kota yang disinggahi bersama komunitas Honda setempat. Di setiap kota yang dilewati, rombongan HRV SSS disambut  dengan hangat oleh komunitas motor Honda setempat.

Dengan mengusung rasa kebersamaan, peserta touring HRV SSS yang telah mencapai puncak acara di Sabang pun akan melanjutkan perjalanannya lagi menuju Pantai Anyer, Banten untuk bergabung dengan ribuan bikers dalam kegiatan gathering komunitas terbesar tahunan, Honda Bikers Day (HBD). Sebelumnya dalam perjalanan Sangihe-Sape-Sabang, para peserta touring juga menyinggahi lokasi-lokasi penyelenggaraan HBD sebelumnya. Dengan berakhirnya perjalanan touring HRV SSS di HBD Serang, total perjalanan yang ditempuh peserta akan mencapai lebih dari 10.000 km.

 “The power of brotherhood di antara komunitas Honda merupakan salah satu kunci utama touring bermisikan kebudayaan Honda Roadventure ini terlaksana dengan tanpa kendala berarti. Kami berharap semangat brotherhood di antara komunitas Honda selalu terjaga di kemudian hari.”

So..satu diantara kalian ada yang minat jadi peserta tahun depan??? :mrgreen:

Iklan
20
Jun
13

Akan Segera Hadir Meg’s Day 4 di Tawangmangu

MOTORJOSS™

meg's day VI

Surabaya – Setelah sukses diadakan tiap tahun sebelumnya acara silaturahmi bertajuk Meg’s Day diadakan kembali untuk yang keempat kalinya. Dengan Meg’s Day 4 kita bisa kembali bersilaturahmi antar penggemar salah satu varian motor pabrikan asal Jepang ini. Ya..sebut saja Honda Megapro, dari tahun ke tahun banyak perubahan mulai dari segi tampilan hingga peforma dari varian yang satu ini. Mulai dari Megapro, Megapro versi Primus hingga kini NMP (New Megapro). Namun dari keberagaman tersebut kami bertekad untuk menjalin persaudaraan alias brotherhood serta mempererat tali silaturahmi pecinta Megapro dimanapun anda berada. Berawal dari sebuah forum Kaskus dan Facebook kami berniat untuk lebih saling mengenal satu sama lain melalui Meg’s Day.

“Ini bukan acara deklarasi atau acara terselubung, ini hanya acara silaturahmi pecinta Megapro saja tidak lebih. Tidak ada unsur organisasi tertentu yang membawahi acara ini, ini sama halnya dengan acara temu kangen di sebuah kelurga pada umumnya”. Ujar Andhika Urie…

Lihat pos aslinya 97 kata lagi

08
Mei
12

MD3 Megaproholic di Gunung Kidul-Yogyakarta

Di hari jumat yang lalu (04/05/2012) kami para penggemar Megapro atau bisa juga disebut Megaproholic satu persatu regional (Surabaya-Semarang-Jabodetabek-Bandung) berdatangan di kota Gudeg Yogyakarta. Acara yang sebenarnya diadakan di pinggiran daerah istimewa itu berada di pantai Kukup di kawasan Gunung Kidul. Benar-benar pantai yang amazing..jarang-jarang saya berada di tempat seperti ini. Bro Awan selaku panitia memang brilian milih lokasinya, two thumbs deh buat bro Awan.

Dari acara yang baru pertama kali saya hadiri ini banyak banget hal baru sekaligus braderhut yang hangat tanpa terbataskan jarak dan waktu. Meski hanya dalam waktu singkat kami bertemu tapi serasa kami sudah mengenal satu sama lain, zuper sekali…. :mrgreen:

Terima kasih banyak buat om Okky yang sudah ikhlas dan legowo jadi guide dan RC (Road Captain), kami tunggu kehadirannya hadir lagi ke wisma kami regional Dolly. Terimakasih jua untuk regional Jabodetabek yang dengan susah payah jauh-jauh hadir (±1200 km P.P), jangan kapok dan tetap semangat 🙂
Juga untuk region Bandung yang gokil dengan batiknya ala makelar wisma Dolly. Juga regional Semarang yang asik-asik, tunggu kehadiran kami di kota anda 🙂

Bay de way..sudah banyak request agar acara seperti ini diadakan kembali dengan judul atau tema acara yang sama Meg’s Day 4 (MD 4) agar segera diadakan. Semoga di acara yang akan datang 100% atau seluruh anggota Megaproholic bisa hadir meramaikan acara yang akan datang. Selamat galau hingga MD 4 diadakan kembali 👿
Salam brotherhood untuk anda semua 🙂

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

01
Mei
12

Inikah perilaku pengayom masyarakat di negeri kita?

15
Feb
12

indahnya maaf-memaafkan dijalan

Seperti yang kita tahu bulan ini bukan bulan suci Ramadhan atau bahkan bukan juga Lebaran. Tapi memaafkan atau memaafkan itu sejuk dan indah dihati jika dilakukan dengan tulus ikhlas. Manusia kerap kali membuat kesalahan dengan sengaja maupun tidak disengaja, itu tak lepas dari status kita sebagai makluk sosial. Mengenai “maaf-memaafkan” yang saya bahas disini tentunya masih di sekitaran hiruk-pikuknya jalanan di ibu kota khususnya Surabaya. Kondisi jalanan yang sempit dan padatnya arus lalu lintas disini (Surabaya.red) kerap kali menimbulkan berbagai macam insiden. Insiden itupun bervariasi, mulai dari kecelakaan maut yang membuat korbannya meregang nyawa sampai yang kecil sebatas senggolan atau miskomunikasi antar sesama pengguna jalan.

Sebenarnya sudah sering kali kita alami kejadian seperti ini tapi kadang kita terkesan acuh tanpa memedulikan perasaan orang (pengguna jalan lain) yang telah kita rugikan. Hingga lebih parahnya lagi jika kita sampai terlibat insiden tabrak lari dan kita-lah pelakunya. Tentu saja akan merugikan seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Maka sejak dini dan masih belum terlambat bagi kita untuk terus memupuk rasa tangung jawab kita terhadap sesama.

Seperti halnya pengalaman saya hari ini, sebuah insiden kecil terjadi saat saya hendak berangkat ke kantor. Entah karena tergesa-gesa atau memang mengendarai motor terlalu lamban dengan sengaja pengendara dibelakang saya tiba-tiba memotong laju saya disertai hentakan mesin motor yang saya pastikan bermesin dengan kapasitas125 cc. Sontak saya kaget dan sedikit dongkol dibuatnya :mrgreen: dengan tanpa rasa hormat saat kami bertemu di trafict light yang kebetulan menunjukkan tanda berhenti (lampu merah) saya langsung mengahmpiri pengendara tersebut. “Nuwun sewu kang, wonten masalah nopo nggeh?” Permisi mas, ada masalah apa ya? dengan nada sedang saya bertanya. “Koen iku gak eruh wong kesusu tah?” Kamu itu nggak tau ada orang tergesa-gesa? Lalu saya kembali bertanya, “Trus..opo hubungane karo aku?” Lalu apa hubungannya dengan saya?. Sebelum dia melanjutkan jawabannya segera saya potong perdebatan tersebut “Yo wes kang sepurane sing akeh yo..” Ya sudah mas,minta maaf yang sebesar-besarnya ya.. sembari saya mengulurkan tangan mengajaknya berjabat tangan :shakehand:

Tapi sebenarnya kepala saya ini sudah mendidih sampai ke ubun-ubun. Dengan kondisi saya yang kurang enak badan saya berhenti dan tidak melanjutkan perjalanan menuju ke kantor (membolos). Saya lebih memilih jalur kembali ke kost-an dan segera mampir ke warkop langganan saya. Sambil ngopi sambil menenangkan diri dengan ditemani sebungkus rokok. Tanpa saya sadari saya telah mendapatkan pelajaran berharga pagi ini, ternyata meminta maaf tidak harus menunggu siapa yang bersalah. Perlu instropeksi dari diri sendiri. Segala perbuatan memang harus dipertanggung-jawabkan tetapi memaafkan mampu menuntun kita untuk lebih ikhlas dan tenang didunia-akhirat. Lek gak percoyo coba’en reeeekkkk…… :mrgreen:

01
Feb
12

Ban racing emang keren, tapi…

Para agan dan aganista pecinta otomotif roda dua, kita sering bingung dan kadang-kadang salah memilih ban yang cocok untuk motor kita. Ada dua tipe biker yang memilih ban menurut gaya dan kebutuhannya masing-masing.

Yang pertama biker dengan gaya dan selera style yang tinggi. Biker semacam ini biasanya mudah terpengaruh gaya musiman alias ikut-ikutan. Malah kadang-kadang kebablasan dan menjelma menjadi alay. :mrgreen:  Dengan menomor duakan fungsi dan keamanan ban yang mereka pilih tanpa berpikir resiko dan akibat apabila memilih ban yang salah atau tidak tepat guna. Dijalanan dan bahkan sering membuat kita geram banyak alay’ers memakai ban yang super slim mirip ban becak. Gaya seperti ini sudah sangan nge-trend dan menjadi ciri khas mereka. Padahal kita tau sering terjadi kecelakaan akibat penggunaan ban seperti ini. Ban seperti gambar disamping biasanya sering dipakai untuk Drag Bike, kita juga pasti udah tau seperti apa Drag Bike itu. Sangat berbahaya tentunya bila ban seperti ini digunakan dijalan umum. Ukuran dan grip tau kembangannya didesain bukan untuk daipakai sehari-hari. Untuk gaya sih oke.. “oke pale lo…” :mrgreen: Jadi pikir kembali jika anda ingin memakai ban seperti ini untuk sehari-hari bahkan long ride atau touring.

Dan tipe biker yang kedua adalah “Sadar tapi kadang salah jalan”. Mengapa saya sebut demikian karena kita juga kadang kurang tepat memilih ban yang sesuai. Dari segi ukuran saja tidak menutup kemungkinan bisa merugikan pengguna ban seperti gambar disamping. “Pilih yang intermediate,biasanya kembangannya banyak dan ada seperti jalur air dibagian tengahnya. Jangan pilih yang kembangan sedikit, ntar gak nggigit ke aspal saat jalanan basah” ujar bro Felix rider Yamaha Scorpio.

Kita juga pastinya sudah tau akibat memilih ban dengan compound atau tekstur yang lembek. Selain usianya yang pendek sudah pasti akan lebih boros. “Masak kita mau ganti ban setahun enam kali???”

Ban Corsa S123

Saya pribadi lebih memilih ban intermediate seperti diatas (Corsa S123) karena kembangannya banyak dan ditengahnya (kembangan zigzag) ada jalur airnya. CMIIW

Ban semacam ini (intermediate) sudah terbukti cukup handal menerjang genangan air dan segala macam wajah jalanan negeri kita ini. Sekali lagi saya tekankan untuk lebih mengutamakan keamanan, karena dengan rasa aman kita juga dapatkan rasa aman. “Gaya itu nomor sekian gan…: :mrgreen:

01
Feb
12

ini dia busi tokcer buat new mega-pro

Sebelum saya punya niat buat beli busi ini, saya coba cari di toko-toko sparepart sepeda motor, bengkel resmi/tidak resmi (Honda) bahkan seorang kerabat yang kerja di salah satu dealer Honda di Surabaya udah saya hubungi. Apalagi kalo bukan gara-gara penasaran “bener gak sih busi ini ga ada di pasar sparepart motor di Indonesia…???”. Setelah dua bulan ngubeg-ubeg dealer-dealer dan segala macem bengkel dan toko sparepart motor dari Surabaya, Gresik, Kediri dan Jombang ternyata emang busi ini gak dipasarin di sini (Indonesia-Jawa Timur khususnya).

Setelah saya yakin dan pasrah setelah dua bulan muter-muter ga nemu yang jual akhirnya saya pastikan deal beli busi ini ke sipenjual. Kebetulan kita ketemunya (sipenjual) pas liat-liat gambar disebuah grup di situs jejaring kondang Facebook. Setelah saya telusuri eeeeh..ternyata sang empunya busi ini juga orang Surabaya, kebetulan banget deh… Sekali kopdar saya langsung tau busi ini tokcer banget buat NMP (New Mega-Pro) dari temen-temen yang juga udah buktiin kasiatnya. Selain itu busi ini bikin tarikan lumayan kenceng untuk busi kelas standar.

NGK CPR9EA-9 ya..kalian pasti udah gak asing lagi dengan busi merk NGK. Menurut saya busi ini juga mungkin gak terlalu hebat dibanding busi racing, iridium dan sejenisnya. Tapi ada satu hal yang perlu kalian ketahui, jika kalian pernah buka dan copot busi di New Mega-Pro kalian maka tampak tipe dari busi asli bawaan pabrik. Disitu tertera tipe busi yang mirip dengan busi ini yaitu NGK CPR8EA-9 (CMIIW), bener mirip kan??? Usut punya usut ternyata bila dicermati dalam buku manual yang kita dapat bila beli motor baru dijelaskan bahwa busi asli New Mega-Pro pakai tipe NGK CPR9EA-9 tapi pada kenyataanya yang nancep di piston NMP yaitu NGK CPR8EA-9. Kenape begitu..nah saya juga ga tau… :mrgreen:

Keampuhan busi ini memang belum saya uji maksimal, tapi perbedaan udah saya rasakan di tarikan-tarikan awal sejak saya pakai busi ini. Motor saya yang belum pakai busi ini aja tarikannya udah mantab abis apalagi setelah saya pakai busi ini. Jujur semakin tambah usia saya juga semakin takut lari’in motor kenceng-kenceng. Tapi kurang puas rasanya kalau tarikan motor cuma biasa-biasa aja. New Mega-Pro saya masih standar kog..tapi gak ada salahnya kan sedikit naikin performa motor :mrgreen:

Bila kalian pengen dapetin busi ini (NGK CPR9EA-9) silahkan klik http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10221261




Experience:

  • 163,806 points

Member of:

Kalender:

Oktober 2017
S S R K J S M
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.