Archive Page 2

01
Mei
12

Inikah perilaku pengayom masyarakat di negeri kita?

15
Feb
12

indahnya maaf-memaafkan dijalan

Seperti yang kita tahu bulan ini bukan bulan suci Ramadhan atau bahkan bukan juga Lebaran. Tapi memaafkan atau memaafkan itu sejuk dan indah dihati jika dilakukan dengan tulus ikhlas. Manusia kerap kali membuat kesalahan dengan sengaja maupun tidak disengaja, itu tak lepas dari status kita sebagai makluk sosial. Mengenai “maaf-memaafkan” yang saya bahas disini tentunya masih di sekitaran hiruk-pikuknya jalanan di ibu kota khususnya Surabaya. Kondisi jalanan yang sempit dan padatnya arus lalu lintas disini (Surabaya.red) kerap kali menimbulkan berbagai macam insiden. Insiden itupun bervariasi, mulai dari kecelakaan maut yang membuat korbannya meregang nyawa sampai yang kecil sebatas senggolan atau miskomunikasi antar sesama pengguna jalan.

Sebenarnya sudah sering kali kita alami kejadian seperti ini tapi kadang kita terkesan acuh tanpa memedulikan perasaan orang (pengguna jalan lain) yang telah kita rugikan. Hingga lebih parahnya lagi jika kita sampai terlibat insiden tabrak lari dan kita-lah pelakunya. Tentu saja akan merugikan seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Maka sejak dini dan masih belum terlambat bagi kita untuk terus memupuk rasa tangung jawab kita terhadap sesama.

Seperti halnya pengalaman saya hari ini, sebuah insiden kecil terjadi saat saya hendak berangkat ke kantor. Entah karena tergesa-gesa atau memang mengendarai motor terlalu lamban dengan sengaja pengendara dibelakang saya tiba-tiba memotong laju saya disertai hentakan mesin motor yang saya pastikan bermesin dengan kapasitas125 cc. Sontak saya kaget dan sedikit dongkol dibuatnya :mrgreen: dengan tanpa rasa hormat saat kami bertemu di trafict light yang kebetulan menunjukkan tanda berhenti (lampu merah) saya langsung mengahmpiri pengendara tersebut. “Nuwun sewu kang, wonten masalah nopo nggeh?” Permisi mas, ada masalah apa ya? dengan nada sedang saya bertanya. “Koen iku gak eruh wong kesusu tah?” Kamu itu nggak tau ada orang tergesa-gesa? Lalu saya kembali bertanya, “Trus..opo hubungane karo aku?” Lalu apa hubungannya dengan saya?. Sebelum dia melanjutkan jawabannya segera saya potong perdebatan tersebut “Yo wes kang sepurane sing akeh yo..” Ya sudah mas,minta maaf yang sebesar-besarnya ya.. sembari saya mengulurkan tangan mengajaknya berjabat tangan :shakehand:

Tapi sebenarnya kepala saya ini sudah mendidih sampai ke ubun-ubun. Dengan kondisi saya yang kurang enak badan saya berhenti dan tidak melanjutkan perjalanan menuju ke kantor (membolos). Saya lebih memilih jalur kembali ke kost-an dan segera mampir ke warkop langganan saya. Sambil ngopi sambil menenangkan diri dengan ditemani sebungkus rokok. Tanpa saya sadari saya telah mendapatkan pelajaran berharga pagi ini, ternyata meminta maaf tidak harus menunggu siapa yang bersalah. Perlu instropeksi dari diri sendiri. Segala perbuatan memang harus dipertanggung-jawabkan tetapi memaafkan mampu menuntun kita untuk lebih ikhlas dan tenang didunia-akhirat. Lek gak percoyo coba’en reeeekkkk…… :mrgreen:

01
Feb
12

Ban racing emang keren, tapi…

Para agan dan aganista pecinta otomotif roda dua, kita sering bingung dan kadang-kadang salah memilih ban yang cocok untuk motor kita. Ada dua tipe biker yang memilih ban menurut gaya dan kebutuhannya masing-masing.

Yang pertama biker dengan gaya dan selera style yang tinggi. Biker semacam ini biasanya mudah terpengaruh gaya musiman alias ikut-ikutan. Malah kadang-kadang kebablasan dan menjelma menjadi alay. :mrgreen:  Dengan menomor duakan fungsi dan keamanan ban yang mereka pilih tanpa berpikir resiko dan akibat apabila memilih ban yang salah atau tidak tepat guna. Dijalanan dan bahkan sering membuat kita geram banyak alay’ers memakai ban yang super slim mirip ban becak. Gaya seperti ini sudah sangan nge-trend dan menjadi ciri khas mereka. Padahal kita tau sering terjadi kecelakaan akibat penggunaan ban seperti ini. Ban seperti gambar disamping biasanya sering dipakai untuk Drag Bike, kita juga pasti udah tau seperti apa Drag Bike itu. Sangat berbahaya tentunya bila ban seperti ini digunakan dijalan umum. Ukuran dan grip tau kembangannya didesain bukan untuk daipakai sehari-hari. Untuk gaya sih oke.. “oke pale lo…” :mrgreen: Jadi pikir kembali jika anda ingin memakai ban seperti ini untuk sehari-hari bahkan long ride atau touring.

Dan tipe biker yang kedua adalah “Sadar tapi kadang salah jalan”. Mengapa saya sebut demikian karena kita juga kadang kurang tepat memilih ban yang sesuai. Dari segi ukuran saja tidak menutup kemungkinan bisa merugikan pengguna ban seperti gambar disamping. “Pilih yang intermediate,biasanya kembangannya banyak dan ada seperti jalur air dibagian tengahnya. Jangan pilih yang kembangan sedikit, ntar gak nggigit ke aspal saat jalanan basah” ujar bro Felix rider Yamaha Scorpio.

Kita juga pastinya sudah tau akibat memilih ban dengan compound atau tekstur yang lembek. Selain usianya yang pendek sudah pasti akan lebih boros. “Masak kita mau ganti ban setahun enam kali???”

Ban Corsa S123

Saya pribadi lebih memilih ban intermediate seperti diatas (Corsa S123) karena kembangannya banyak dan ditengahnya (kembangan zigzag) ada jalur airnya. CMIIW

Ban semacam ini (intermediate) sudah terbukti cukup handal menerjang genangan air dan segala macam wajah jalanan negeri kita ini. Sekali lagi saya tekankan untuk lebih mengutamakan keamanan, karena dengan rasa aman kita juga dapatkan rasa aman. “Gaya itu nomor sekian gan…: :mrgreen:

01
Feb
12

ini dia busi tokcer buat new mega-pro

Sebelum saya punya niat buat beli busi ini, saya coba cari di toko-toko sparepart sepeda motor, bengkel resmi/tidak resmi (Honda) bahkan seorang kerabat yang kerja di salah satu dealer Honda di Surabaya udah saya hubungi. Apalagi kalo bukan gara-gara penasaran “bener gak sih busi ini ga ada di pasar sparepart motor di Indonesia…???”. Setelah dua bulan ngubeg-ubeg dealer-dealer dan segala macem bengkel dan toko sparepart motor dari Surabaya, Gresik, Kediri dan Jombang ternyata emang busi ini gak dipasarin di sini (Indonesia-Jawa Timur khususnya).

Setelah saya yakin dan pasrah setelah dua bulan muter-muter ga nemu yang jual akhirnya saya pastikan deal beli busi ini ke sipenjual. Kebetulan kita ketemunya (sipenjual) pas liat-liat gambar disebuah grup di situs jejaring kondang Facebook. Setelah saya telusuri eeeeh..ternyata sang empunya busi ini juga orang Surabaya, kebetulan banget deh… Sekali kopdar saya langsung tau busi ini tokcer banget buat NMP (New Mega-Pro) dari temen-temen yang juga udah buktiin kasiatnya. Selain itu busi ini bikin tarikan lumayan kenceng untuk busi kelas standar.

NGK CPR9EA-9 ya..kalian pasti udah gak asing lagi dengan busi merk NGK. Menurut saya busi ini juga mungkin gak terlalu hebat dibanding busi racing, iridium dan sejenisnya. Tapi ada satu hal yang perlu kalian ketahui, jika kalian pernah buka dan copot busi di New Mega-Pro kalian maka tampak tipe dari busi asli bawaan pabrik. Disitu tertera tipe busi yang mirip dengan busi ini yaitu NGK CPR8EA-9 (CMIIW), bener mirip kan??? Usut punya usut ternyata bila dicermati dalam buku manual yang kita dapat bila beli motor baru dijelaskan bahwa busi asli New Mega-Pro pakai tipe NGK CPR9EA-9 tapi pada kenyataanya yang nancep di piston NMP yaitu NGK CPR8EA-9. Kenape begitu..nah saya juga ga tau… :mrgreen:

Keampuhan busi ini memang belum saya uji maksimal, tapi perbedaan udah saya rasakan di tarikan-tarikan awal sejak saya pakai busi ini. Motor saya yang belum pakai busi ini aja tarikannya udah mantab abis apalagi setelah saya pakai busi ini. Jujur semakin tambah usia saya juga semakin takut lari’in motor kenceng-kenceng. Tapi kurang puas rasanya kalau tarikan motor cuma biasa-biasa aja. New Mega-Pro saya masih standar kog..tapi gak ada salahnya kan sedikit naikin performa motor :mrgreen:

Bila kalian pengen dapetin busi ini (NGK CPR9EA-9) silahkan klik http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10221261

21
Nov
11

Wow, selain tebal jari² Vario juga cocok buat segala macam skubek

Dulur..bila motormu khususnya motor laki ber-velg spoke atau jari-jari sering kali kita memilih jari-jari punya Binter Mercy. Karena udah terkenal kualitasnya juga kekuatannya itu lho.. Jika pada motor laki kita sering mengaplikasikan jeruji dari Binter Mercy nah untuk skubek ada juga yang bisa kita manfaatkan. Bila dulur-dulur lebih mengutamakan kekuatan dan keawetan ketimbang style gaya alay belaka silakan coba pake punya Honda Vario.

Roda belakang skubek punya bobot yang lebih berat dari jenis motor lain disebabkan karena menopang bobot CVT. Ini yang membuat jari-jari pada bagian velg Yamaha Mio dan Suzuki Spin 125 jadi mudah bengkok atau patah. Honda Vario yang diameter batang jari-jarinya lebih besar dari skubek bisa memberikan kesan aman dan awet. Selain itu jari-jari Vario ini juga cocok untuk segala macam velg skubek berukuran 14 inci. Jadi monggo..silakan dibuktikan sendiri mas bro :mrgreen:

18
Okt
11

NMPmu tiba-tiba mati? Eits..jangan buru² ambil keputusan.

Udah lama juga saya nggak ngisi artikel di blog ini,eh..ternyata kangen juga. Sekalian memaksimalkan kinerja otak dengan menulis, muosooookkkk………. :mrgreen:
Kali ini saya ingin berbagi sedikit cerita tentang masalah-masalah non-teknis dari NMP (New Mega-Pro). Kebetulan saya juga baru tiga minggu menungganginya, dan sedikit banyak saya menghafal himbauan-himbauan yang nempel dibeberapa bagian motor ini. Dulu saya pernah dengar dari para penunggang NMP terdahulu bahwa motor ini ada cacatnya “kalo digeber agak kenceng dikit kadang-kadang mesin tiba-tiba mati“. Dengan wajah berkerut saya heran sekaligus nggak percaya karena pada kenyataannya sehari bisa sampai sepuluh kali saya ketemu orang nunggang motor yang notabene “the real street fighter” ini. Dalam hati saya bertanya “motor cacat gini kog banyak yang pake’ yaaaa…”
Eits..tunggu dulu mas bro, ternyata ada sesuatu dibalik masalah-masalah yang kerap diomongin orang tentang masalah dari motor ini. Dan ternyata setelah diselidiki dan usut punya usut ada masalah non teknis sehingga motor (NMP) ini tiba-tiba mati ditengah jalan saat digeber sekenceng-kencengnya.
Mungkin kebanyakan dari mas-bro udah mengetahui masalah ini. Tapi bagi mas-bro yang butuh refrensi dan kebetulan menunda keinginan untuk beli motor ini gara-gara berita tentang masalah non-teknis di motor ini mungkin tulisan saya ini bisa sedikit membantu keraguan mas-bro.

Memang setelah dibawa ke bengkel atau atas pengalaman mas-bro soal teknik otomotif masalah itu ada pada karburator. Dan itu sudah pasti benar..tapi bukan karena karburatornya yang rusak lho… Melainkan ada sebab non-teknis yang dikarenakan pemilik NMP ini kurang teliti atau bahkan tidak membaca tentang himbauan yang ada.
Salah satu contoh kasus pemilik NMP ini menaruh jas hujan atau mantel di bawah jok. Padahal disitu sudah jelas tertulis “Jangan menyimpan benda apapun di bawah jok (kain, lap, kertas, dll) yang dapat menutupi saluran udara.”
Memang sih..himbauan tersebut tidak tertulis dengan cetak berwarna yang dapat memudahkan pemiliknya untuk membacanya. Namun bagaimanapun pemilik kendaraan maupun mekanik harus teliti dengan masalah non-teknis seperti ini.

Di samping itu ada beberapa hal yang juga harus dicermati. Terutama saat pencucian motor. Hindari penyempotan dengan air bertekanan tinggi. Terutama dari bawah tutup tangki. Karena ada lubang ventilasi. Air yang mengandap akan menghambat lubang pernapasan tangki.

Jadi bila ada masalah non-teknis yang lain monggo mas-bro dishare pengalamannya tentang motor yang satu ini.. 🙂

28
Sep
11

Awas,Yamaha pakai team order.

Lorenzo punya tugas berat untuk mempertahankan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Saat ini Lorenzo tertinggal 40 poin (240-284) dari pesaing terberatnya Casey Stoner. Di empat lomba terakhir Lorenzo dituntut mampu mencuri poin demi menyelamatkan gelar, karena itu Yamaha perlu strategi jitu untuk memenangkan pembalapnya. Yamaha memilih menggunakan strategi team order agar mendapatkan jalan mulus untuk berebut posisi yang terdepan. Ben Spies memiliki peran penting dalam persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini. Spies yang kini berada di urutan kelima klasemen sementara diplot untuk mengganggu laju Stoner.

“Jika salah seorang pebalap secara matematis tidak berpeluang memenangi kompetisi, sedangkan yang lain masih bisa, saya pikir itulah satu-satunya alasan mengapa mereka harus menolong.” ucap bos Yamaha Lin Jarvis kepada Autosport.

Jarvis yakin dengan team order karena begitu kompaknya Lorenzo dan Spies, tidak seperti saat Lorenzo setim dengan Rossi (musim 2008-2010). Karena bagaimanapun tidak ada ceritanya sejak musim ini bergulir Lorenzo beradu saing dengan Spies. Namun Spies tidak mau mengamini pernyataan Lin Jarvis begitu saja. Karena memang dia merasa belum ada perintah langsung untuk melakukan team order.

“Bagi saya tidak ada team order. Kita bisa melihat apa yang terjadi di Indy (MotoGP Indianapolis 28/8) ketika saya menyalip Jorge. Di Misano Dani juga bebas menyalip Casey. Itulah balapan sesungguhnya dan biarkanlah tetap seperti itu.” tutur Spies.

Kalau saya pribadi setuju dengan ucapan Spies..team order? ini bukan Formula 1 brur…. bila team order dilakukan satu musim penuh, pembalap utama akan terus menjadi yang utama. Gak bakalan ada kesempatan pembalap kedua untuk unjuk gigi, bahkan bisa-bisa pembalap kedua seakan gak akan bisa berkembang (kecuali memang pembalap utama mendapat masalah saat lomba). Dan saya pribadi lebih mendukung Spies ketimbang Hohe…maju terus Spies, hadang Hohe wakakakakakak 😀